Essay UkhtiWulan "Beasiswa Bazma Pertamina 2017"
Essay : Inilah saya bagi
keluarga, bagi masyarakat, serta konstribusi yang telah dan akan saya berikan
bagi Indonesia.
Sebelumnya perkenalkan, nama saya
Ukhti Wulandayani. Lahir di Jakarta pada 20 Agustus 1997. Anak ketiga dari 3
bersaudara. Cita – cita saya sewaktu kecil ingin menjadi hafidzhoh serta
mengeyam pendidikan di pesantren, tetapi apa daya orang tua tidak mempunyai
biaya untuk hal tersebut. Dan akhirnya saya bersekolah di SD, SMP dan MAN
negeri, karena biayanya ditanggung oleh pemerintah Saya tetep berusaha untuk
menghafal Al- Qur’an, meskipun tak semudah yang dibayangkan, karena kurangnya
dukungan. Saat ini saya sedang mengeyam pendidikan di Universitas Indraprasta
PGRI program studi Pendidikan Matematika semester 5. Saat ini saya berusaha
untuk menghafal Al-Qur’an dan tahsin
disalah satu lembaga. Saya yakin di masa mendatang ilmu tersebut dapat
diajarkan oleh masyarakat sekitar dan menyadarkan orang lain akan pentingnya
belajar dan mendalami Al – Qur’an.
Sebagai anak terakhir, tentunya
saya harus merawat orang tua saya yang sudah tidak muda lagi, ditengah dua
kakak saya yang sudah mengurusi kehidupan rumah tangga mereka masing – masing.
Dimana Ayah saya adalah seorang pensiunan PNS dan ibu sebagai seorang ibu rumah
tangga. Belum lagi jika orang tua sakit, saya berusaha untuk mencari uang
sendiri dengan mengajar dirumah agar waktu lebih efisien, walaupun ditengah
padatnya kegiatan akademik dikampus maupun organisasi. Meskipun kadang sering
kekurangan biaya transport ketika
ingin ke kampus dan kegiatan diluar kampus karena saya naik kendaraan umum. Kehidupan
sangat berkecukupan, Tetapi Alhamdulillah
selalu ada kemudahan setelah kesulitan.
Disela – sela mengajar, saya juga
memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan saya dalam penyampaian materi
dan membentuk pola belajar yang menarik, yang tentunya sangat disukai anak –
anak. Semua kehidupan yang saya jalani tentunya kelak mempunyai manfaat yang
sangat besar. Saya juga ingin menjadi pendidik yang profesional agar berguna
bagi keluarga, masyarakat, serta negara. Menjadi seorang tenaga pengajar
sekaligus hafidzhah. Tentu cita –
cita yang membutuhkan perjuangan yang panjang, tidak sebatas mencari ilmu pada
saat dikampus tetapi diluar kampus dan dimanapun ilmu yang bermanfaat bisa kita
dapatkan.
Negara yang baik, tentunya dapat
dilihat dari masyarakatnya. Jika masyarakatnya baik maka negara tersebut akan
baik, begitupun sebailknya. Oleh karena itu, bagaimana cara menciptakan
masyarakat yang baik ditengah kerusakan yang sudah bisa kita rasakan saat ini.
Tentunya semua itu harus kembali kepada Al – Qur’an dan As Sunnah. Dimana dari
sendi – sendi kehidupan diatur secara keseluruhan. Banyak sekali pada zaman ini terlahir hafidz
dan hafidzah, tetapi banyak juga yang
tidak memahami maksud dari arti yang mereka hafalkan. Sehingga sulit bagi
mereka untuk menerapkan dalam kehidupan sehari – hari. Karena hanya sebatas
dihafal, saya ingin menjadi seorang hafidzah
tentunya disertai dengan mengerti isi kandungan ayat yang sudah saya hafalkan.
Sehingga akan ada banyak orang yang dapat memberi nasihat kepada pemerintah
sesuai dengan yang sudah diajarkan oleh Tuhan kita dan Rasul kita dahulu.
Semoga cita – cita saya dapat terlaksana dan menjadi faktor penggerak atau
motivasi bagi yang lainnya. Saya ingin menjadi contoh dan mendidik generasi
selanjutnya, agar menjadi generasi pejuang Sunah yang diridhoi Allah. Tentunya
kalau kita ingin membesarkan suatu negara, mulailah benahi dari hal yang terkecil,
seperti diri sendiri dan keluarga. Ingatlah Allah dikala senang, maka Allah
akan mengingat kita dikala susah.
keyword : "Beasiswa Bazma Pertamina 2017"
Comments
Post a Comment